HIDUPLAH OLEH ROH

Home / Weekly Message / HIDUPLAH OLEH ROH
HIDUPLAH OLEH ROH

PENDAHULUAN

Memberitakan Injil dan menjadikan segala bangsa murid Kristus bukan sekadar kegiatan pelayanan. Ini adalah sebuah peperangan rohani. Kuasa kegelapan berusaha menutupi hati manusia sehingga mereka menolak terang Injil, karena terang itu menyingkapkan perbuatan mereka yang jahat. Iblis selalu berusaha menghalangi orang untuk mendengar dan percaya kepada pemberitaan Injil.

Karena itu, tantangan dalam menyelesaikan Amanat Agung ke depan tidak akan semakin ringan, tetapi justru semakin berat. Namun Tuhan tidak membiarkan kita berjuang sendirian. Roh Kudus telah diberikan kepada kita untuk menolong, memimpin, dan memampukan kita sampai kepada akhir zaman. Oleh sebab itu, setiap orang percaya perlu belajar hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh Kudus setiap hari.

ISI

Meskipun kita sudah menjadi ciptaan baru di dalam Kristus, kita masih dapat mengalami pergumulan dengan dosa dan kedagingan. Rasul Paulus sendiri mengakui pergumulan ini dalam hidupnya. Roma 7:19 berkata:“Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.”

Pergumulan ini menunjukkan bahwa di dalam diri manusia ada pertentangan antara keinginan Roh dan keinginan daging. Ketika seseorang hidup menurut kedagingan, manusia rohnya menjadi lemah. Kedagingan membuka celah bagi si jahat untuk menjerat dan mempengaruhi kehidupan kita. Akibatnya kita menjadi sulit mendengar suara Roh Kudus dan mudah jatuh ke dalam dosa. Jika kedagingan dibiarkan, maka kesatuan tubuh Kristus akan rusak, dan gereja tidak dapat menjalankan panggilannya dengan maksimal.

Karena itu firman Tuhan berkata dalam Galatia 5:16:

“Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”

Firman Tuhan menjelaskan bahwa perbuatan daging menghasilkan berbagai dosa seperti perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya. Tetapi kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus akan menghasilkan buah Roh, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Orang yang hidup oleh Roh tidak hanya memiliki pengetahuan tentang firman Tuhan. Roh Kudus menghidupkan firman itu di dalam hatinya sehingga ia dimampukan untuk menjadi pelaku firman.

Bagaimana Caranya Hidup Oleh Roh?

1. Menjaga hubungan dengan Tuhan melalui doa, pujian, dan penyembahan.

Sering kali kesibukan, kelelahan, masalah hidup, atau berbagai tuntutan membuat kita lalai membangun hubungan dengan Tuhan. Namun kita tidak boleh menyerah pada keadaan yang membuat kita merasa punya alasan untuk tidak mencari Tuhan. Kita perlu dengan sengaja menyediakan waktu untuk bersekutu dengan-Nya. Belajar membayar harga untuk menjaga hubungan dengan Tuhan, sebab Yesus berkata bahwa di luar Dia kita tidak dapat berbuat apa-apa.

Melalui doa, pujian, dan penyembahan, kita masuk ke dalam hadirat Tuhan. Di dalam hadirat-Nya kita belajar mendengar suara-Nya dan memahami kehendak-Nya bagi hidup kita. Di sana manusia roh kita dikuatkan dan dipuaskan oleh Roh Kudus sebagai sumber air hidup.

Ketika kita terus bertekun dalam hadirat Tuhan, Roh Kudus semakin memenuhi hati dan hidup kita. Kita semakin peka terhadap pimpinan-Nya dan semakin rindu untuk menaati-Nya.

2. Menanggalkan manusia lama dan memperbarui pikiran dengan firman Tuhan

Firman Tuhan mengajar kita untuk tidak hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah, yang pikirannya sia-sia dan hatinya menjadi keras. Efesus 4 mengingatkan kita untuk meninggalkan kehidupan lama: membuang dusta, mengendalikan amarah, hidup jujur, bekerja dengan benar, dan menjaga   supaya perkataan kita membangun orang lain.

Ketika kita terus memperbarui pikiran kita dengan firman Tuhan, Roh Kudus bekerja di dalam hati kita untuk mengubah cara berpikir, sikap, dan tindakan kita. Kita belajar mengenakan manusia baru yang hidup dalam kebenaran dan kekudusan.

3. Hidup dalam kasih dan saling melayani

Kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus akan nyata melalui hubungan kita dengan orang lain. Efesus 4:31-32 mengajar kita untuk membuang kepahitan, kemarahan, pertikaian, dan fitnah. Sebaliknya, kita dipanggil untuk hidup dalam kerendahan hati, saling mengasihi, dan saling mengampuni. Galatia 5:13 berkata: “Layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.” Kasih adalah bukti nyata bahwa Roh Kudus bekerja di dalam kehidupan kita.

PENUTUP

Firman Tuhan berkata: “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.” (Galatia 5:25). Godaan dan tantangan dalam hidup pasti tetap ada, namun Roh Kudus memberikan kuasa kepada kita untuk tidak tunduk kepada keinginan daging.

Kemerdekaan yang kita terima di dalam Kristus bukan digunakan untuk hidup sesuka hati, tetapi untuk mengikuti pimpinan Roh Kudus. Ketika kita hidup oleh Roh, kita dimampukan untuk hidup dalam kasih, menjaga kesatuan tubuh Kristus, dan bersama-sama menyelesaikan Amanat Agung yang Tuhan percayakan kepada gereja-Nya. Kiranya setiap kita belajar semakin hari semakin hidup dipimpin oleh Roh Kudus.