KETAATAN ADALAH PERLINDUNGAN

Home / Weekly Message / KETAATAN ADALAH PERLINDUNGAN
KETAATAN ADALAH PERLINDUNGAN

Segenap jalan, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup, dan baik keadaanmu serta lanjut umurmu di negeri yang akan kamu duduki. (Ulangan 5:33)

PENDAHULUAN

Perintah Tuhan bukan sekadar arahan dan larangan/pembatasan, tetapi juga perlindungan bagi kita. Ketaatan kepada perintah Tuhan membawa kita berjalan dalam terang kebenaran serta melindungi kita dari yang jahat. Tuhan membela dan menjamin perlindungan bagi mereka yang hidup dalam ketetapan/perintah-Nya.

ISI

  • Dosa selalu terlihat seolah tidak berbahaya dan menarik di awal, tetapi akhirnya membawa kepada kehancuran. Ketaatan kepada Allah merupakan perlindungan yang kokoh dari tipu daya iblis. Iblis selalu berusaha menggoda kita supaya melanggar perintah Tuhan dan berbuat dosa. Ia memanfaatkan keadilan Allah yang menuntut konsekuensi atas setiap pelanggaran. Ketidaktaatan memberi iblis kesempatan untuk mengajukan tuntutan atas kita.
  • Strategi Iblis yang berpeluang membuat kita tidak taat kepada Allah:
  • Memutabalikkan firman/kebenaran sehingga kita jadi meragukan Tuhan (Kejadian 3:1-4).
  • Menawarkan jalan pintas, kenyamanan, popularitas, kekuasaan, kemewahan dunia dan hal-hal yang memuaskan hawa nafsu (keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup; Matius 4:1-11). Ia memanfaatkan kelemahan, kemalasan, kedegilan, kesombongan, ketidaktahuan kita akan kebenaran/kehendak Allah untuk menyeret kita jatuh ke dalam ketidaktaatan.
  • Menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14) yang menyesatkan manusia dengan cara membuat kejahatan menjadi sesuatu yang tampak normal, logis, seolah membawa kebaikan, tidak mencelakakan, bahkan penyesatan yang dibungkus dengan kemasan rohani.
  • Mendakwa manusia siang malam di hadapan Allah (Wahyu 12:10), menuntut supaya konsekuensi/hukuman dijatuhkan atas kita.
  • Iblis adalah bapa segala dusta yang mau mencuri, membunuh, dan membinasakan manusia. Sebaliknya, Tuhan Yesus datang untuk memberikan kita hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Iblis menghancurkan, tapi Tuhan memulihkan, membangun karakter serta menguduskan kita.
  • Cara supaya kita terlindung dari tipu daya iblis:
  • Taat kepada perintah-Nya. Tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! (Yakobus 4:7). Kebanyakan kita lebih fokus menengking iblis tapi lupa untuk taat kepada Allah.

Contoh: kita berdoa meminta Tuhan memberkati dan menjauhkan belalang-belalang pelahap dari kehidupan kita, tapi kita tidak mau taat mengembalikan persepuluhan yang merupakan hak Tuhan. Dengan begitu, kita memberi celah bagi iblis untuk mendakwa dan menghalangi berkat Tuhan atas hidup kita.

Yang benar adalah: taat kepada Allah dengan mengembalikan persepuluhan, maka Maleaki 3:10-11 digenapi dalam hidup kita.

  • Belajar sangkal diri setiap hari, matikan perbuatan daging dengan cara hidup oleh Roh. Keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup menghalangi kita untuk taat kepada Tuhan. Dengan mematikan perbuatan daging secara konsisten, kita jadi mudah mengikuti pimpinan Roh Kudus yang memampukan kita taat kepada perintah Tuhan.
  • Perbarui akal budi dengan firman Tuhan, supaya kita memiliki cara pandang tentang kebenaran sehingga tidak mudah ditipu Iblis. Pembaruan akal budi membuat kita jadi tahu apa kehendak/perintah Tuhan: yang baik, yang berkenan, dan yang sempurna.
  • Hidup karena percaya kepada Kristus dan perkataan-Nya, bukan karena melihat. Hidup karena melihat berpotensi membuat kita menjadi ragu, takut, dan kuatir; akibatnya, sukar untuk percaya kepada Tuhan dan taat pada perintah-Nya.
  • Ketaatan seharusnya bukan sebuah beban, melainkan cara yang bijak untuk melindungi kita dari kehancuran saat mengalami badai masalah, godaan, dan penderitaan. Ketaatan membuat kita tetap tinggal dalam kasih-Nya. Ketaatan menolong kita untuk tidak tersesat—kita bertindak/mengambil keputusan yang tepat sesuai tuntunan dan hikmat Tuhan. Ketaatan melindungi kita dari kerugian/usaha yang sia-sia, dari niat jahat orang lain, dari penyesatan, dari dosa serta kenajisan. Satu kompromi kecil bisa merusak masa depan. Kenikmatan sementara bisa menurunkan nilai diri.

 Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu (Matius 7:24-25).

PENUTUP

Ketaatan adalah perlindungan yang membawa kebaikan bagi kita dan orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam kehidupan kita. Mulai sekarang, marilah kita belajar meningkatkan level kedewasaan rohani kita. Berpindahlah dari tahu/mendengar firman → melakukan;  kekristenan yang sebatas emosi → disiplin ; dari yang sekadar terinspirasi → penundukan diri; dari niat baik → tindakan berupa ketaatan. …supaya kamu hidup, dan baik keadaanmu serta lanjut umurmu di negeri yang akan kamu duduki (Ulangan 5:33b).