BAGI ORANG YANG PERCAYA TIDAK ADA YANG MUSTAHIL

Home / Weekly Message / BAGI ORANG YANG PERCAYA TIDAK ADA YANG MUSTAHIL
BAGI ORANG YANG PERCAYA TIDAK ADA YANG MUSTAHIL

20 Agustus 2017

Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Segera ayah anak itu berteriak: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”
Markus 9:23-24

Pesan Tuhan untuk bulan Agustus ini adalah Bagi Tuhan Tidak Ada Yang Mustahil.
Dan bagi kita orang percaya juga tidak ada yang mustahil.

Dalam Markus 9 diceritakan tentang seorang anak yang kerasukan roh yang menyebabkan ia bisu sehingga ayahnya datang kepada Yesus agar Ia menyembuhkan anaknya.
Mark 9:14-24, Yesus mengusir roh dari seorang anak yang bisu.

“Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka. Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?” Kata seorang dari orang banyak itu: “Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia. Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.” Maka kata Yesus kepada mereka: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!” Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa. Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: “Sudah berapa lama ia mengalami ini?” Jawabnya: “Sejak masa kecilnya. Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.” Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Segera ayah anak itu berteriak: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”

Seringkali kita mengaku bahwa kita adalah orang percaya tetapi pada waktu kita mengalami tantangan dan masalah, kita mejadi ragu dan bimbang. Yesus berkata: Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!

Jangan menjadi orang yang kurang percaya (unbelieving believer), seluruh firman Tuhan itu iya dan amin! Firman itu mengingatkan dan membangun iman kita kepada Tuhan.

Dalam Markus 16 dikatakan tanda-tanda ini akan menyertai orang percaya: mereka akan mengusir setan, mendoakan orang sakit dan mereka sembuh, dll. Seringkali orang Kristen takut kalau disuruh mengusir setan atau mendoakan orang sakit. Mengapa? Karena masih ada keraguan dan bimbang dalam hatinya. Sedangkan dalam firman Tuhan katakan kalau engkau tidak bimbang dan tidak ragu dalam hatimu maka apa saja yang engkau percaya dan doakan, kamu akan menerimanya.
Kita sudah belajar dalam Yohanes 10:10, bahwa Tuhan mau memberikan kita hidup yang berkelimpahan (Zoe Life), tetapi ada pencuri yang datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan, karena itu kita harus waspada jangan sampai 3 hal ini dicuri, yaitu: Kebenaran, Kasih karunia dan Iman.

Kebenaran firman Tuhan harus kita pegang baik-baik untuk kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kasih karunia itu dari Tuhan dan Tuhan ingin kita hidup di dalamnya, tidak ada yang mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi dunia akan menghimpit kita agar kita tidak hidup di dalam kasih karunia Tuhan. Iman sangat penting seperti kunci sekalipun kecil namun bisa membuka pintu yang besar. Orang yang memiliki ketiga hal ini tidak ada yang mustahil baginya dan ia akan melakukan banyak perkara bagi Tuhan.

Setiap orang percaya pasti akan menghadapi ujian iman, dan iman yang tidak diuji maka imannya tidak dewasa dan tidak aktif. Untuk supaya iman kita aktif dan dewasa, ada ujian yang harus kita lewati dan ujian tersebut bisa berbentuk kesulitan, masalah dan tantangan. Ujian itu datang bagi setiap orang dan apabila kita lulus ujian iman maka iman kita akan naik level dan semakin hari semakin dewasa di dalam kehidupan rohani kita.

Melalui firman Tuhan iman timbul dan iman kita dikuatkan supaya kita bisa melakukan firman dan menghadapi tantangan dan keluar sebagai pemenang. Kita harus berjalan dengan iman, we walk not by sight but we walk by faith. Jangan kita menjadi faithless generation, kelihatannya Kristen tetapi tidak punya iman.
Kasih karunia Tuhan itu cukup bagi kita, baik untuk kehidupan pribadi maupun gereja, kita bisa melihat bahwa Allah yang kita sembah itu Allah yang hidup dan nyata. Dan pada waktu kita mendengar firman, maka iman kita timbul dari pendengaran, pendengaran akan firman Allah.

Firman Allah itu kudus, meski kita hidup di dunia yang kotor dan najis tetapi pada waktu kita mendengar firman Allah, maka hidup kita disucikan. Mari jaga kekudusan diri kita secara roh, jiwa, dan tubuh kita sampai kedatangan Yesus kali yang kedua.
Ada beberapa macam orang/gereja yang tidak lulus ujian iman:
1. Gereja Duniawi; kelihatannya beribadah tetapi sekuler. Seperti keadaan manusia pada akhir jaman 2 Timotius 3:1-5. Malahan pandangan-pandangan dunia di bawa masuk ke dalam gereja, bukannya gereja mengabarkan firman Tuhan tetapi justru pengaruh dunia masuk ke dalam gereja, ini keliru. Justru kita harus menerima firman Tuhan lalu menjadi garam dan terang bagi dunia ini.

2. Gereja Kedagingan; sepertinya melakukan ibadah Kristen, pakai Alkitab tetapi dosa jalan terus, memakai firman Tuhan lagi yang mengatakan roh penurut tetapi daging lemah, dan mengijinkan dosa terus berjalan serta berkata kasih karunia Tuhan cukup bagi kita. Mereka melakukan segala macam bentuk kedagingan dan hawa nafsu.
Memang kasih karunia Tuhan itu cukup bagi kita dan Tuhan tidak mau kita dihukum, tetapi Tuhan juga menginginkan pertobatan dari kita maka kita tidak akan dihukum.

Tuhan tidak mencari orang yang sempurna tetapi Tuhan mencari orang yang mau hidup benar. Mungkin pada waktu kita berjalan bersama Tuhan, kita pernah jatuh tetapi kita mau bangkit dan bertobat dan tidak kembali kepada dosa yang sama lagi, mungkin kita jatuh lagi ke dalam dosa yang lain dan gagal tetapi kita harus bertobat dan bangkit lagi.
3 Yohanes 1:2, “Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.”
Manusia itu terdiri dari roh, jiwa dan tubuh, dan pada waktu kita menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, roh kita diselamatkan, tetapi jiwa kita kalau tidak diperbaharui oleh firman Tuhan maka kita akan memiliki cara pandang, dan perasaan serta kehendak yang lama (manusia lama), dan kita akan menjadi orang Kristen yang percaya tetapi tidak percaya karena jiwanya tidak sejalan dengan rohnya.

Roma 12:2 dikatakan “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Jangan menyerah terus berjalan bersama Tuhan, karena bersama Tuhan kita cakap menanggung segala perkara, dan kita akan keluar sebagai pemenang dan sampai akhirnya kita bisa hidup kudus secara roh, jiwa dan tubuh kita terpelihara sempurna di dalam Tuhan.
Dalam Efesus 4:23 dikatakan supaya kita dibaharui di dalam roh dan pikiranmu dengan firman Tuhan, supaya roh dan pikirannya percaya dan sejalan.
Di dunia ini ada 3 hal: keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup. Jangan kita sama dengan dunia ini, berarti kita harus sangkal keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup ini lalu pikul salib. Jangan menjadi orang Kristen duniawi dan jangan ijinkan ke-dagingan dan keduniawian mengkontaminasi firman Tuhan yang ada di dalam diri kita.

Mulai baca dan renungkan firman Tuhan, menjadi pelaku firman dan diperbaharui budimu. Kalau dulu hidup dalam dosa tetapi sekarang ti-dak hidup dalam dosa lagi. Biarlah Roh Tuhan yang ada di dalam diri kita terpancar dari tingkah laku, perbuatan dan perkataan kita, sehingga orang lain dapat mengenal Yesus yang ada di dalam kehidupanmu.
Tuhan memberikan kita iman yang mengalahkan dunia, dan biarlah pikiran, perasaan dan jiwa kita diperbaharui oleh firman dan kita menjadi garam dan terang bagi dunia yang gelap ini, di mana roh, jiwa dan tubuh kita dikuduskan seluruhnya sehingga kita bisa menjadi saksi Tuhan di manapun kita berada. Gereja Tuhan harus keluar sebagai pemenang! Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya! Amin.

Other posts in Weekly Message: